6:37 AM | Posted in

Lowongan Kerja di PT. Bank Central Asia Tbk (Until 16 Maret 2010)


PT. Bank Central Asia Tbk giving job opportunities for top graduates of Universitas Indonesia.

We are currentyl looking for those who has what it takes to be a business analyst, someone with strong analytical capabillity and eager to learn new things.

Qualifications needed:
Min GPA 3.00
Finance / Statistic / IT / Data mining (for several different possitions)
Good comunications in English (both oral and written)

if you are fit into our criteria, please feel to send your CV to
leny_herlina@bca.co.id
Only shortlisted candidates wiil be inform
Category:
��
12:04 AM | Posted in
Lionking City. Rimba dan laut merupakan dua hal yang berbeda jauh. Satunya penuh dengan pohon, belukar, maupun tumbuhan dan berbagai binatang. Sedangkan laut berada di daerah pinggir daratan. Namun, kita bisa menikmati keduanya hanya dengan mengunjungi satu tempat, Taman Nasional Bali Barat.

Taman Nasional Bali Barat yang lebih akrab disebut TNBB merupakan kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli. Luasnya mencapai sekitar 19.002 hektar yang terdiri dari 15.587 hektar wilayah daratan dan 3.415 hektar wilayah perairan. Dengan wilayah seluas itu, tidak heran apabila TNBB bisa menjadi tempat yang tidak akan habis kita jelajahi.

Salah satu taman nasional di Indonesia ini berlokasi di daerah Bali bagian barat laut. Sebagian masuk wilayah Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana sebagian lagi masuk wilayah Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Untuk operasional sehari-hari, ada Kantor Balai TNBB yang berlokasi di Desa Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, sekitar 200 km dari Denpasar. Kantor ini masih berada di wilayah TNBB sehingga memudahkan orang yang bermaksud mengunjungi TNBB untuk keperluan penelitian, wisatawan, pendidikan, maupun lainnya. Karena merupakan taman nasional yang dilindungi pemerintah, maka setiap orang yang masuk harus mendapat izin atau setidaknya sepengetahuan Balai TNBB.
Category:
��
12:00 AM | Posted in
Lionking City. Kalau Anda termasuk penggemar jalan-jalan (travelling), dan jenuh dengan hiruk pikuk wisata massal, Pemuteran layak masuk jadi tujuan wisata selanjutnya. Di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, Anda akan enemukan wisata yang menenangkan. Pantai dengan deburan ombak yang sangat jarang. Atau perjalanan spiritual ke beberapa empat sembahyang. Atau Anda cukup tinggal di cottages, dan bermeditasi. Lokasinya yang masih alami bisa embantu Anda mengendurkan saraf setelah sibuk dengan urusan pekerjaan.

Desa Pemuteran berada di Bali utara masuk wilayah Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali. Kalau datang ke lokasi ini Anda cukup mencari jalan raya Gilimanuk-Singaraja. Desa Pemuteran persis berada di jalur utara jalan ropinsi Bali ini. Untuk mencapai lokasi ini kita bisa lewat jalur alternatif jalur darat melalui Denpasar-Gilimanuk-Singaraja. Atau Denpasar-Singaraja-Gilimanuk. Total jarak dari Denpasar sekitar 200 km. Dari kedua jalur ini butuh waktu sekitar empat jam dari Denpasar. Ada juga yang dari Denpasar ke arah Bedgul lalu lewat sekitar Danau Tamblingan tembus desa eririt lalu ke arah Pemuteran. Kalau lewat daerah ini, bersiaplah mengalami perjalanan naik turun dengan pemandangan alam hijau di tebing dan lembah di kanan kri jalan serta suhu yang dingin. Kalau niatnya jalan-jalan, ini akan menjadi hiburan tersendiri.
Category:
��
11:39 PM | Posted in

Lionking City. Candi Budha Kalibukbuk terletak di Desa Kalibukbuk. Jika dari Singaraja, lokasi ini berada sekitar 10 km ke arah barat, dekat dengan obyek wisata Lovina. Penemuan situs Budha Kalibukbuk ini pertama kali dilaporkan oleh pemilik Hotel Angsoka di Lovina pada tahun 1991 yaitu pada saat penggalian tanah untuk pembuatan kolam yang secara tidak disengaja menemukan beberapa fragmen stupika yang sebagian telah dihancurkan oleh pekerjanya karena ketidaktahuan tentang artefak itu.

Artefak yang tersisa dan berhasil diselamatkan berjumlah 80 buah tupika, 18 buah materai dan 3 buah relief. Temuan tersebut kini disimpan di Balai Arkeologi Denpasar. Pada tahun 2004, Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Pejeng melakukan penggalian penyelamatan bekerjasama dengan Universitas Udayana dan Universitas Gadjah Mada.

Penggalian itu membuka 20 kotak dengan hasil mengupas ketiga struktur candi serta temuan lainnya berupa harmika, kemunak, chattra, yasthi, keramik, gerabah, ladam kuda, arang, tulang serta kerang. andi Budha Kalibukbuk di Buleleng tersebut, pada hari Minggu (24/5/2009) telah diresmikan menjadi tempat kunjungan wisata sejarah dan purbakala baru di Pulau Dewata, Bali.
Category:
��
11:26 PM | Posted in

Lionking City. Atraksi wisata paling menarik di Lovina adalah ketika mengejar lumba-lumba. Selain itu, ombaknya yang tenang juga cocok untuk berenang, snorkling, diving, berlayar, atau sekadar keliling dengan perahu motor.

Lovina merupakan tempat wisata paling terkenal di Bali Utara. Kawasan wisata ini meliputi dua kecamatan yaitu Desa Pemaron, Desa Tukadmungga, Desa Anturan dan Desa Kalibukbuk yang masuk Kecamatan Buleleng sedangkan Desa Kaliasem dan Desa Temukus masuk Kecamatan Banjar. Keduanya masuk wilayah Kabupaten Buleleng. Desa yang terletak paling Timur yaitu Desa Pemaron berjarak sekitar 5 km barat Singaraja dan desa paling barat yaitu Desa Temukus sekitar 12 km dari Singaraja. Pusat kawasan Lovina terletak 10 km dari Kota Singaraja atau sekitar 210 dari Denpasar.
Category:
��
11:14 PM | Posted in
Lionking City. Selama ini mungkin kita kurang begitu familiar dengan nama kota Singaraja apalagi kabupaten Buleleng, padahal menurut sejarahnya pada abad ke-17 dan abad ke-18 Singaraja merupakan pusat kerajaan Buleleng. Pada tahun 1846 bangsa Belanda menjajah bagian Bali utara. Kemudian Singaraja sempat menjadi ibu kota Kepulauan Sunda Kecil dan ibu kota Bali sampai dengan tahun 1958, jadi sebelum Denpasar menjadi ibukota propinsi Bali, dahulunya Singaraja merupakan pusat pemerintahan di pulau Bali, saat ini Singaraja merupakan ibukota kabupaten Buleleng.

Untuk menuju kota Singaraja ini dapat ditempuh selama lebih kurang 2 jam dari kota Denpasar dengan menggunakan mobil atau bis, sepanjang perjalanan dari Denpasar menuju Singaraa kita dapat menikmati pemandangan maha karya Tuhan yang sangat-sangat beautiful alias indah. Sehingga perjalanan kita tidak akan pernah membosankan. Suasana kota ini sangat sejuk dan nyaman, tidak sepadat dan sebising kota Denpasar dan memiliki banyak sekali obyek wisata yang tidak kalah indahnya dengan obyek wisata yang ada di kabupaten lain di Bali.

Pantai Lovina
Tempat wisata yang paling tersohor adalah Pantai Lovina, terletak sekitar 9 Km sebelah barat kota Singaraja, ini merupakan salah satu obyek wisata yang ada di Bali Utara. Wisatawan baik asing maupun lokal banyak yang berkunjung ke sana, selain untuk melihat pantainya yang masih alami, juga untuk melihat ikan lumba-lumba yang banyak terdapat di pantai ini. Dengan menyewa perahu nelayan setempat, kita dapat mendekati lumba-lumba. Berbagai penginapan mulai dari Inn hingga Cottages tersedia dengan harga yang sangat terjangkau.
Category:
��
5:01 PM | Posted in
Lionking City. Banyak orang mengira Buleleng tidak memiliki seni barong sebagaimana terdapat di Gianyar, Badung dan Tabanan. Ini karena di Bumi Panji Sakti ini memang jarang terdapat pementasan atau perhelatan ritual yang menyertakan kesenian barong di dalamnya.

Dalam upacara pemelaspasan barong di Puri Agung Singaraja, Sabtu (13/2/2010), terungkap bahwa ternyata Buleleng sudah memiliki barong sejak tahun 1820. Sayangnya, karena ada kerusakan yang belum bisa diperbaiki pada waktu itu, barong yang sudah memiliki taksu itu tidak bisa ditarikan lagi sejak tahun 1930-an. Namun atas inisiatif sejumlah tokoh dan sesepuh di Puri Agung Singaraja, barong yang berstana di puri itu kemudian diperbaiki dan dipelaspas kembali pada hari Sabtu (13/2/2010). Setelah dipelaspas, barong yang diberi nama Ratu Ageng Sakti itu kemudian ngelawang ke-sejumlah ruas jalan di Singaraja untuk pertama kalinya sejak tahun 1930-an.

Sesepuh Puri Agung Singaraja AA Ngurah Ugrasena di sela-sela upacara pemelaspasan kemarin mengatakan bahwa barong itu dibuat pertama kalinya pada tahun 1820. Saat itu puri di Buleleng sedang menyusun kembali kekuatan seni, budaya, politik, ekonomi dan lain-lain setelah selesainya perang Puputan Jagaraga. Saat itulah barong itu dibangun selain sebagai sebuah seni untuk menghibur masyarakat, juga dipercaya sebagai sebuah seni untuk menenteramkan Buleleng secara sekala maupun niskala.
Category:
��